Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

KAU YANG MENIKAM JANTUNGKU DUA KALI

Gambar
Desiran angin pagi itu berhembus pelan melewati dedaunan yang mulai rapuh dari kokohnya ranting. Warna langit pun sayu seolah menemani hari yang kelabu. Bahkan, suasana dingin merasuk hebat ke dalam Sukma. Tak bisa dipungkiri, musim hujan kali ini membawa banyak misteri, membuat siapa enggan bertanya-tanya. Namun tidak bagi Sukma ini, duduk tenang diantara dua kursi yang kini menghimpitnya. Ia menatap tetesan gerimis yang jatuh di pelataran rumah bernuansa homestay . Tak habis disitu, beberapa kali ia menatap layar ponsel dengan mata yang nanar. Ia menoleh kearah jendela, melihat sosok terbaring lemah menonton siaran rohani di televisi sambil menghisap secangkir teh dan memakan kue kering. Sukma tak kuasa, ia mengerjapkan bola matanya mengingat bulan Desember ini yang begitu berat. Ia menyudahi melankoli pagi itu ketika namanya dipangil seseorang dari dalam kamar. “Ada orang disana?”, lirihnya. Sukma bergegas masuk menghampirinya, “aku segera datang”. Kemudian ia menatap orang ters...

KELEDAI TUA

Gambar
  Promo nendang akhir tahun, dapatkan segera barang favoritmu   disini ! . Suara itu terdengar dimana-mana melabuhi setiap telinga yang berada di bangunan super megah. Disetiap sudut ruangan, di tempat kasir orang-orang ingin membayar, bahkan di toilet   pun dipenuhi suara yang sama. Tidak heran, hari ini akhir tahun. Banyak individu merayakan pesta setahun sekali itu, dan memadati setiap pusat perbelanjaan.   “Nak, kau jangan sampai tertinggal”, seorang pria mengenakan kacamata menuntun putranya menerobos ribuan manusia. Anak laki-laki dibelakannya mengangguk mempercepat langkah kakinya. Sempat ia melirik kearah stand tempat sepeda dipajang seperti kontes peragawan. “mereka semua keren!”, gumam bocah tersebut. “Sepertinya kita akan terlambat pulang nak”, Ayahnya mengeluh melihat jalan yang macet sambil mengelus dahi. Disamping ia berdiri, putranya masih tak berpaling dari sepeda yang dipajang tadi. Pria itu segera menuntun kembali anaknya sambil menjinjing bar...

SEPATU USANG

Gambar
    “Assalamualaikum bu, aku pulang.” suara nyaring datang dari seorang gadis SMA bernama Ana yang tengah berada didepan pintu rumah cat putih pertigaan kota. Ana merupakan siswi kelas dua belas yang memiliki cita-cita menjadi atlet lari nasional. Setiap sore dia menghabiskan waktu untuk melatih fisiknya berlari di jalanan kota. Saat kembali ke rumah kala itu, Ana tidak mendapati sahutan apapun dari dalam rumahnya. Dia terdiam heran, kemudian ia memutuskan membuka pintu rumah   dengan hati-hati. Dia mulai masuk keruangan utama keluarga dan mengedarkan pandangan ke setiap sudut rumah, namun dia sama sekali tidak menemukan siapapun disana temasuk sosok wanita yang dia panggil ibu itu. Saat mulai lelah berjalan mengelilingi rumah, Ana memutuskan duduk di sofa ruang keluarga dan menyandarkan punggungnya yang terasa kaku, “tumben ibu jam segini pergi, tidak biasanya.” Gumam Ana. Beberapa saat wanita paruh baya datang mengusap pelan kepala Ana dari belakang, “sudah dari tad...

HUJAN (PENANTIAN)

Gambar
  Rintikan hujan dibulan april, tepatnya sabtu sore yang begitu mendung sudah membasahi pelataran kota. Ah, wajar sekali penutup musim basah bulan ini semakin sering turun hujan. Sungguh menyebalkan, semua orang jadi sulit beraktifitas dan malas pergi keluar rumah. Annetha yang masih berdiri di depan gerbang sekolah menatap langit yang menagis sambil mendekap tangannya karena kedinginan. Sesekali dia memandangi layar ponselnya berharap ada pesan masuk, “Ada dimana dia, katanya janji hari ini mau dijemput”, gumam gadis itu. Hujan semakin deras, kendaraan berlalu lalang melintasi jalan seolah tak peduli keberadaan dia disana. Annetha berjongkok karena kakinya mulai terasa pegal, “kenapa hujannya tak kunjung reda”, Annetha yang gelisah kembali menatap langit yang kusam.   “Sudah lama nunggin, Net ?”, suara laki-laki memecah lamunan Annetha. “Tidak lama kok Ren, hanya satu jam”, ucap Annetha sinis. “Maafin aku Net, tadi jalanan sangat macet dan sempat ada kecelakaan dijal...